spot_img

TERKINI

Dominasi Musik Asing Semakin Menguat, Ekosistem Musik Nasional Perlu Berbenah

Jakarta | Rampagoe – Menyongsong peringatan Hari Musik Nasional, Cita Svara Indonesia (CSI) menggelar forum diskusi strategis bertajuk ”Beda Masa Satu Rasa” di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Diskusi yang turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, ini secara khusus menyoroti urgensi pembenahan infrastruktur musik Indonesia agar mampu bersaing di tengah arus deras dominasi musik mancanegara.

Perwakilan CSI, Harry ”Koko” Santoso, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap invasi musik asing yang kian masif di pasar domestik. Ia memaparkan bahwa industri musik Tanah Air saat ini tidak sekadar menghadapi tantangan dari musik Barat, melainkan juga arus kuat dari industri K-Pop, Jepang, hingga India. Kendati regenerasi musisi lokal terus berjalan tanpa henti dari Sabang sampai Merauke, tingkat penetrasi karya mereka di kancah internasional dinilai masih berjalan lambat.

Meski demikian, Harry menekankan bahwa mengambil sikap anti terhadap budaya luar bukanlah langkah yang solutif. Sebaliknya, keberagaman musik global yang masuk ke Indonesia seyogianya dapat dikonversi menjadi peluang kolaborasi yang strategis. Pertukaran pengalaman, transfer pengetahuan, dan kerja sama antarmusisi lintas negara dapat menjadi sarana peningkatan kualitas yang sangat efektif bagi para pelaku industri di dalam negeri.

Pada kesempatan yang sama, anggota CSI, Connie Constantia, turut menyoroti ketimpangan ekonomi antara musisi lokal dan artis mancanegara yang beroperasi di Indonesia. Ia menggarisbawahi bahwa kompensasi finansial yang diterima oleh penampil internasional kerap mencapai angka jutaan dolar AS. Hal ini berbanding terbalik dengan apresiasi finansial yang didapatkan oleh artis lokal saat mencoba merintis karier di pasar global.

Melalui forum diskusi ini, pemerintah beserta seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat segera merumuskan regulasi dan inisiatif nyata untuk memperkuat ekosistem musik nasional. Langkah yang komprehensif sangat esensial agar Indonesia tidak sekadar menjadi target pasar yang menguntungkan bagi industri hiburan asing, melainkan mampu mencetak talenta yang mendominasi panggung dunia. []

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

POPULAR