spot_img

TERKINI

Pemerintah Apresiasi Inovasi Bioskop Mikro ‘Layar Digi’ untuk Pemerataan Distribusi Film

Jakarta | Rampagoe – Tren positif pertumbuhan industri perfilman Indonesia saat ini masih berhadapan dengan kendala struktural yang signifikan, yakni disparitas ketersediaan layar bioskop antardaerah. Merespons urgensi tersebut, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, memberikan apresiasi resmi terhadap pengembangan micro cinema berbasis digital bernama Layar Digi, yang dinilai potensial sebagai solusi pemerataan distribusi karya sinema.

Fadli Zon menegaskan bahwa implementasi bioskop mikro memegang peranan krusial dalam mendistribusikan film hingga ke tingkat kecamatan dan wilayah terluar yang selama ini tidak masuk dalam radar investasi jaringan bioskop komersial arus utama. Pemerataan akses infrastruktur ini diyakini tidak hanya esensial untuk pendidikan budaya, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator penggerak ekonomi kreatif di sektor hilir.

Dukungan serupa juga dikemukakan oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Ia menyoroti bahwa peluncuran Layar Digi terjadi pada momentum yang sangat akurat. Di tengah kurva peningkatan volume produksi dan mutu film nasional, permintaan masyarakat daerah terhadap sarana hiburan layar lebar tercatat terus melonjak. Oleh karena itu, sinergi kebijakan dengan pemerintah daerah sangat krusial untuk memuluskan ekspansi jaringan ini.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Teknologi Layar Digital, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, memaparkan bahwa model bisnis Layar Digi secara khusus didesain untuk memperkuat integrasi antara sektor hulu dan hilir dalam industri perfilman. Ia menegaskan bahwa film merupakan manifestasi soft power yang sangat strategis untuk mengukuhkan identitas nasional sekaligus mendiseminasikan nilai-nilai kebudayaan Indonesia secara luas.

Proyeksi ke depan, Layar Digi diharapkan tidak sekadar berfungsi sebagai platform pemutaran rilis film terbaru, tetapi juga sebagai medium retrospektif untuk memutar kembali arsip film-film bersejarah nasional. Melalui fasilitas ini, aksesibilitas terhadap warisan budaya visual akan semakin inklusif, sehingga mampu memperkuat apresiasi dan literasi sinema pada generasi muda di seluruh penjuru Tanah Air.

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

POPULAR